Type something and hit enter

zoelk.com
On
Hongkong Youtube
Anak-anak yang menjalani masa kecil mereka di tahun 2013 pasti terhipnotis dengan cerita film Frozen yang dibuat oleh Disney. Tak sedikit anak kecil yang kemudian ingin bertemu dengan dua orang princess asal  Kerajaan Arendelle ini--Elsa dan Anna. Demikian pula dengan putri kami yang saat film Frozen tayang berusia 5 tahun. Sejak saat itu rencana untuk membawanya ke Disneyland sebagai tempat "asal" imajinasi film Disney.



Disneyland yang terdekat dengan Indonesia tentu saja Disneyland Hong Kong. Karena itulah kami segera menyusun rencana ke Disneyland, termasuk menghitung berapa budget yang harus kami siapkan untuk ke Disneyland Hong Kong.  Sebelum menentukan budget, tentu saja hal yang harus kami lakukan adalah membuat itinerary untuk liburan keluarga ke Hong Kong.

Baca juga: Berapa Biaya Liburan Ke Hong Kong ? 

Dua objek wisata utama Hong Kong untuk anak-anak, Disneyland dan Ocean Park adalah hal yang tak boleh dilupakan. Sedangkan Ngong Ping tidak kami masukkan karena menurut kami kurang cocok untuk anak-anak. Bagaimana dengan The Peak dan Madame Tussauds? Awalnya kami tidak ingin memasukkannya. Tetapi karena penasaran dengan patung Presiden Jokowi yang baru saja diresmikan, akhirnya kami memasukkannya juga ke itinerary Hong Kong.

Untuk masuk ke objek wisata anak-anak di Hongkong tiketnya sangat mudah kita dapatkan. Bahkan bisa dibeli secara online dengan harga yang lebih murah jika membeli langsung. Pengalaman kami, kami membeli tiket wisata seperti Ocean Park, Disneyland maupun Peak Tram melalui situs tiket wisata ternama di Hongkong yaitu Klook.


Liburan ke Madame Tussauds ternyata juga menarik untuk anak-anak

Hong Kong menyediakan sangat banyak objek wisata yang bisa diikuti oleh anak-anak. Beberapa objek wisata gratis yang ada di Hong Kong dan cocok untuk anak-anak bisa Anda baca di sini. 

Saat liburan ke Hong Kong bersama 2 orang anak ini hal yang harus kami pikirkan adalah ritme anak-anak. Kami menghindari kunjungan ke destinasi wisata yang sangat ketat. Jadi itinerary dibuat se-longgar mungkin. Sehingga anak-anak bisa berpindah dari satu wisata ke wisata lainnya dengan nyaman. Demikian juga waktu istirahatnya kami pertimbangkan.

Hal berikutnya adalah soal tenaga. Jalan kaki adalah hal yang akan sering kami lakukan di Hong Kong. Baik jalan kaki di objek wisata maupun jalan kaki menuju halte MTR. Karena itu si kecil yang baru berusia kurang dari 3 tahun kami siapkan stroller yang kami bawa dari Indonesia. Sedangkan bagi si sulung yang berusia 7 tahun selalu kami sewakan stroller di objek wisata seperti Disneyland dan Ocean park.

Berikutnya hal yang harus disiapkan dalam liburan bersama anak-anak adalah obat-obatan dan vitamin. Walau akhirnya obat-obatan tersebut tidak terpakai, tetapi setidaknya sudah kami siapkan. Beberapa obat-obatan yang kami siapkan seperti obat demam, counter pain yang juga kami gunakan serta minyak kayu putih.

Berikutnya adalah soal hotel. Kebanyakan hotel di Hong Kong, tidak membebaskan kita mengisi kamar hingga 4 orang. Karena itu, pastikan bahwa hotel yang kita pilih mengijinkan kamar tersebut di isi oleh 4 orang. Kami tinggal di JJ hotel yang memungkinkan hal ini. Review kami tentang JJ Hotel bisa dibaca di sini.

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan orang-orang adalah berapa usia ideal anak-anak untuk diajak liburan ke Hong Kong. Kalo pertanyaan ini ditanyakan ke kami, maka usia 3 tahun sebenarnya sudah cukup nyaman bagi anak-anak dibawa liburan ke luar negeri. Anak-anak sudah bisa menikmati pertunjukan serta menikmati rekreasi yang baik.

Senang sekali rasanya, saat pulang dari liburan ke Hong Kong setiap kali anak-anak melihat foto atau rekaman video liburan, mereka sangat antisias bercerita dan mengingat kembali momen liburan tersebut. Anak-anak juga termotivasi untuk belajar bahasa diluar bahasa ibu karena mereka melihat sendiri bagaimana orang-orang di seluruh dunia saling terhubung dengan bahasa lain.

Bagi kami, liburan bersama anak-anak memberikan banyak warna di kehidupan mereka sehingga imajinasi dan pengetahuan mereka bisa lebih luas.

Click to comment