Type something and hit enter

zoelk.com
On
Hongkong Youtube
Hari kedua liburan kami di Hong Kong diisi dengan menghabiskan waktu di Ocean Park Hong Kong serta mengunjungi kawasan Victoria Harbour. Hari kedua kami isi tidak dengan banyak kegiatan karena kami ingin fokus menghabiskan hari di Ocean Park Hong Kong. 

***

 Sebelum anak-anak bangun, kami telah menyiapkan sarapan. Rice cooker mini yang kami siapkan serta beras yang kami bawa dari Indonesia sangat berguna. Kebetulan, JJ Hotel yang menjadi tempat kami menginap bersebelahan langsung dengan Yoshinoya. Dan setiap pagi Yoshinoya memiliki menu sarapan ala western berupa menu roti bakar, telur dadar dan juga sosis. Jadilah menu ini menjadi andalan kami menikmati sarapan.

Menu ini kami pesan take a way dan menikmatinya di kamar bersama-sama. Untuk 4 orang cukup membeli 2 paket (itupun berlebih). Untuk memberi variasi bisa juga membuat mie instan yang kami bawa dari Indonesia.

Alhasil, menu sarapan nasi dengan lauk berupa telur dadar, sosis dan juga mie menjadi andalan kami di Hong Kong.

Oh ya, sarapan ini terkadang lebih. Dan kami masukkan ke dalam tupperware kosong dan kami nikmati saat siang hari di lokasi objek wisata yang kami kunjungi. Berdasarkan pengalaman kami, baik Ocean Park dan Disneyland Hong Kong, walaupun ada tulisan tidak boleh membawa makanan, tetapi jika membawa hanya satu tupperware tetap diijinkan.

Selepas sarapan dan siap-siap, menjelang pukul 09.00 kami pun keluar dari Hotel menuju stasiun MTR Wan Chai dengan berjalan kaki.

Seharian di Ocean Park Hong Kong


Beruntung saat ini untuk menuju Ocean Park Hong Kong bisa ditempuh dengan MTR.  Dari stasiun MTR Wanchai perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit ke Ocean Park, walau harus berganti kereta di stasiun Admiralty.

Walau sempat tidak mendapat tempat duduk di MTR, tetapi anak-anak tetap senang karena tidak begitu sesak dan perjalanan juga berlangsung cukup cepat. Hanya saja kami tidak begitu menikmati pemandangan MTR yang sebenarnya bagus dan dilengkapi gambar-gambar hewan laut.

Begitu tiba di stasiun Ocean Park, kami pun segera masuk. Kami tidak perlu lagi direpotkan untuk antri beli tiket Ocean Park. Semua objek wisata yang kami kunjungi di Hong Kong sudah kami siapkan tiketnya dengan membeli secara online di situs Klook.

Untuk pilihan tiket sendiri, tersedia tiket yang dibundling dengan makan dan juga ada hanya tiket aja. Kami memilih tiket saja. Adapun yang tiket dibundling dengan makan (meal) hanya kami lakukan saat di Disneyland.

Tips buat Anda yang mau ke Ocean Park dengan membawa anak kecil, sebaiknya datang sejak pagi. Juga siapkan topi atau payung serta jas hujan saat musim hujan. Pengalaman kami yang terpaksa membeli jas hujan Ocean Park harganya sangat mahal.  Jangan lupa, juga sediakan stoller. Untuk anak yang sudah agak gede, bisa menyewa stroller di Ocean Park.

Dan bersiplah untuk berjalan jauh, karena jarak antara satu objek ke objek lainnya cukup jauh dan jalan yang naik turun. Karena itu penting juga untuk mengatur mana yang akan kita kunjungi lebih dulu, agar tidak bolak balik sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Jika memungkinkan bawa air minum secukupnya. Harga air mineral di Ocean Park jauh lebih mahal dibandingkan di luar. Walau ada aturan tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar, jika membawa dalam jumlah wajar masih dibolehkan. Demikian halnya nasi yang kami bawa dengan tupperware dari hotel tetap diijinkan dibawa masuk.

Ocean Park sendiri terdiri dari dua kawasan besar yang dihubungkan dengan kereta gantung dan kereta cepat. Kami memilih dua jenis moda transportasi ini. Kami ke atas menggunakan kereta gantung dan pulangnya dengan kereta.

Saat pertama datang, kami memilih langsung ke atas saat antrian di kereta gantung belum begitu padat. Dan pulangnya barulah naik kereta cepat yang tak kalah uniknya karena kita seakan-akan berada di dasar lautan. Bagian atas kereta dilengkapi monitor yang memperlihatkan kehidupan bawah laut.

Ada tiga jenis objek wisata yang ada di Ocean Park, yaitu wahana permainan ala Dufan yang lebih cocok untuk dewasa, kebun binatang termasuk Grand Aquarium yang mirip Sea World dan juga pertunjukan-pertunjukan seperti akrobatik.

Jangan lupa pula untuk mengecek website Ocean Park sebelum datang, karena biasanya mereka ada program-program khusus. Saat kami ke Ocean Park bersamaan dengan liburan summer, ada banyak playground bertema summer yang bisa menghibur anak-anak. Misalnya mandi bubble, main pasir, dan sebagainya.

Karena tempatnya yang luas sebaiknya hanya kunjungi wahana-wahana yang sesuai minat anak-anak. Kami sendiri lebih memprioritaskan kunjungan ke tempat binatang-binatangnya. Tentu saja yang menjadi buruan adalah tempat hewan-hewan kutub seperti penguin. Juga mengunjungi taman panda. Dan tentu saja grand aquarium yang bisa sekaligus menjadi tempat ngadem.

Jangan lupa juga mencatat jadwal show pilihan seperti memberi makan singa laut atau pentas lumba-lumba.

Karena anak-anak masih sangat kecil, hampir tidak ada wahana permainan yang kami mainkan. Lagipula wahana permainan yang sesuai dengan usia anak lebih banyak di Disneyland. Wahana permainan di Ocean Park lebih cocok untuk usia dewasa.

Sebenarnya, ada pertunjukan air mancur dan cahaya di jam penutupan Ocean Park sekitar jam 7 malam. Tetapi karena ingin menyaksikan pertunjukan laser dan tata suara di Victoria Harbour Tsim Sha Tsui, kami memilih untuk meninggalkan Ocean Park pukul 5 sore.

Menuju Victoria Harbour


Kami pun naik MTR ke Tsim Sha Tsui dan dilanjutkan berjalan kaki ke Victoria Harbour. Sempat mampir di Ocean Terminal yang merupakan mall di kawasan pinggir laut tersebut. Di mall kami sempat mencari-cari mainan anak di Toys R Us.

Sayangnya karena hujan, kami tidak bisa menyaksikan pertunjukan tersebut yang menjadi salah satu ikon wisata kota Hong Kong.

Untuk menghibur diri, kami pun pulang naik ferry dari Tsim Sha Tsui ke Wan Chai. Menikmati laut Hong Kong di malam hari dengan gemerlap lampu dari bangun-bangunan tinggi di pinggiran laut tersebut memberi kami nuansa berbeda.

Anak-anak juga menikmati perjalanan laut selama 15 menit tersebut. Ferry yang kita naiki sangat nyaman. Bahkan stroller bisa terus digunakan hingga naik ke atas ferry.

Dari Stasiun ferry Wanchai, kami pun berjalan kaki ke arah hotel. Sempat nyasar-nyasar tetapi beruntung akhirnya menemukan jalan pulang. Walau harus berputar-putar kurang lebih 30 menit.

Kami pun beristirahat di hotel dan bersiap untuk petualangan di hari ketiga. Petualangan hari pertama kami di Hong Kong bisa di baca di Diary Liburan Keluarga Ke Hong Kong - Hari 1

Ikuti juga video kami di Ocean Park melalui laman Youtube kami. 

Click to comment